Friday, August 27, 2021

Anggota DPR Komisi IX Usulkan Perpanjangan PPKM Level 4

 

Ilustrasi, sumber foto: ANTARA


Dewi Tangkas - Perpanjangan PPKM darurat atau level 4 akan berakhir hari ini. Anggota DPR Komisi IX Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai pemerintah harus memperpanjang PPKM lagi karena kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi.


“Saya melihat bahwa penerapan PPKM level 4 dan level 3 yang sudah dilakukan oleh pemerintah, belum berdampak signifikan terhadap penurunan orang yang terpapar COVID,” kata Saleh saat dihubungi, Senin (2/8/2021).


PPKM masih perlu diperpanjang karena kasus COVID-19 masih tinggi


Ia menjelaskan, penambahan kasus COVID-19 di Indonesia masih fluktuatif. Menurut dia, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit (RS) masih cukup banyak. Selain itu, politisi PAN ini menyebut jumlah kematian akibat virus corona masih cukup tinggi.


Karena itu, Saleh memperkirakan PPKM darurat ini perlu diperpanjang.


“Pada intinya, saya melihat PPKM ini lebih besar peluangnya diperpanjang oleh pemerintah,” ujarnya.


Catatan Saleh jika PPKM level 4 diperpanjang


Ia melanjutkan, pemerintah harus lebih tegas dalam menertibkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes) jika PPKM darurat diperpanjang. Menurutnya, kepatuhan prokes menjadi salah satu kunci menekan penyebaran COVID-19.


“Jadi salah satu yang bisa diukur efektivitasnya itu adalah pelaksanaan protokol kesehatan yang lebih ketat dan tegas itu,” ujarnya.


Kelangkaan oksigen, lanjutnya, bisa ditangani dengan baik. Ia juga ingin bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan atau tepat sasaran.


Selain itu, Saleh ingin masyarakat yang bekerja di bidang kesehatan, mulai dari dokter, perawat, petugas ambulans, tim pencari, hingga petugas kebersihan lebih memperhatikan insentif.


“Kalau perlu pemerintah mengalokasikan anggarannya untuk memberikan insentif kepada mereka karena hari ini mereka adalah ujung tombak dalam rangka penanganan COVID-19,” ujarnya.


Pendistribusian vaksin ke daerah terlambat


Saleh mengatakan program vaksinasi massal yang dicanangkan pemerintah juga harus dilakukan dengan baik. Sebab, kata dia, pendistribusian vaksin ke daerah agak terlambat.


“Karena dalam beberapa hari terakhir ini, proses pelaksanaan vaksin agak sedikit terlambat. Saya dengar, masalahnya karena ketersediaan vaksin yang sangat terbatas,” katanya.


Jika jumlah vaksin mencukupi dan akan didistribusikan ke daerah, anggota parlemen ini ingin agar vaksin diberikan kepada daerah yang benar-benar membutuhkan.


“Karena itu, jika nanti vaksin sudah tersedia, diharapkan pemerintah memberikan vaksin itu ke daerah-daerah berdasarkan skala prioritas. Artinya daerah-daerah yang sangat rawan, tingkat penyebaran tinggi, maka itu yang diprioritaskan,” ujarnya.

No comments:

Post a Comment