Friday, September 17, 2021

Telan Kerugian Rp 28 Triliun, Ford Cabut Dari India

 

Gambar : Ilustrasi


Dewi Tangkas - Produsen otomotif Amerika Serikat, Ford, akhirnya menghentikan produksi mobilnya di India setelah menderita kerugian lebih dari 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp. 28 triliun dalam dekade terakhir.


Ford dilaporkan menutup dua pabrik mereka, pabrik perakitan di negara bagian Gujarat barat pada kuartal keempat dan pabrik kendaraan dan mesin di kota selatan Chennai pada kuartal kedua 2022.


Keputusan menyakitkan ini akan berdampak pada tidak kurang dari empat ribu karyawan Ford di India.


Sebagai tambahan informasi, Ford adalah salah satu perusahaan mobil global pertama yang memasuki India ketika ekonomi negara itu dibuka pada awal 1990-an. Namun pabrikan asal Amerika Serikat itu sulit bersaing dengan mobil murah besutan Maruti Suzuki.


Data menunjukkan Ford India hanya memiliki pangsa pasar 1,42 persen pada Agustus, lebih rendah dari tahun lalu. Bandingkan dengan pangsa pasar Suzuki Motor dan Hyundai yang menguasai lebih dari 60 persen pasar.


Ford telah mempertimbangkan berbagai opsi di India, termasuk kemitraan, berbagi platform, dan kontrak manufaktur dengan pembuat mobil lain. Namun mereka akhirnya memilih untuk menutup pabrik dan meninggalkan India.


Ford sebelumnya juga telah meninggalkan sejumlah negara, seperti Indonesia dan Brazil. Bahkan biaya penutupan pabrik di Brazil pada Januari 2021 menelan biaya hingga USD 4,1 miliar atau setara Rp. 58 triliun.


Preseden ini membuat Ford kemudian mengambil kebijakan untuk tidak lagi berinvestasi di pasar marjinal yang hanya bisa memberi mereka sedikit keuntungan atau bahkan kerugian sama sekali.


CEO Ford Jim Farley mengatakan perusahaannya sekarang hanya akan fokus menggarap pasar yang menguntungkan, seperti China. Di sini penjualan mobil mewah Ford Lincoln bahkan lebih tinggi daripada di Amerika Serikat.


"Kami mengambil tindakan tegas tetapi perlu untuk menghadirkan bisnis yang menguntungkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang dan mengalokasikan modal kami untuk tumbuh dan menciptakan nilai di area yang tepat," kata Farley seperti dikutip ANTARA, pada Jumat, 10 September 2021.


Situs Bolatangkas Terpercaya | Agen Bolatangkas Online | Bolatangkas Slot | Dewi Tangkas

No comments:

Post a Comment