Ilustrasi, sumber foto: Unsplash.com/kilarov zaneit
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan yang dianugerahkan Allah SWT kepada para hamba-Nya. Sebab, bulan ini umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa penuh dalam satu bulan. Namun bagi wanita, ada kalanya mereka tidak dapat melaksanakan kewajiban ini karena sedang dalam masa menstruasi.
Meski wanita yang sedang menstruasi dilarang berpuasa, ada beberapa amalan lain yang tetap bisa dilakukan selama bulan Ramadhan. Jadi, kamu bisa terus berlomba untuk mengumpulkan pahala kebaikan. Lakukan lima pengalaman berikut untuk mengisi hari-hari kamu saat haid.
1. Tingkatkan dzikir
Melafalkan bacaan dzikir tidak dilarang bagi wanita yang sedang menstruasi. Sebab, berdzikir berarti kita mengingat Allah, dan merupakan kewajiban umat Islam untuk selalu mengingat Allah.
Sesuai dengan potongan firman Allah dalam Surat Ar-Ra'du ayat 28,
".... Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang". (QS-13: 28).
Selain hati yang tenang, tentunya dzikir juga menjadi kewajiban yang harus dibiasakan untuk selalu menerima ridha Allah SWT.
2. Amal
Amalan lain yang bisa dilakukan saat haid adalah memperbanyak bersedakah. Padahal, bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Allah memberi pahala kepada orang yang mencintai sedekah.
Rasulullah Saw adalah orang yang suka bersedekah, terutama di bulan Ramadhan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ibn Abbas Ra:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus. "(HR. Bukhari, no.6).
3. Mempersiapkan sahur dan berbuka puasa bagi orang yang sedang berpuasa
Meski dilarang berpuasa, namun tetap bisa mendapatkan pahala dengan menyiapkan makanan untuk orang yang berpuasa. Hal ini tertuang dalam kata-kata Nabi Muhammad.
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi maupun Ibn Majah, Ahmad dan Al-Hafizh Abu Thahir)
4. Perbanyak membaca sholawat
Membaca sholawat tidak dilarang bagi wanita yang sedang haid. Membaca sholawat sebenarnya dianjurkan agar menjadi kebiasaan. Amalan memperbanyak bacaan sholawat dapat diberikan pertolongan atau syafaat oleh Nabi Muhammad SAW di akhirat. Orang yang membaca sholawat juga akan didoakan oleh malaikat.
Hal tersebut sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:
"Jika orang bershalawat kepadaku, maka malaikat juga akan medoakan keselamatan baginya, untuk itu bershalawatlah, baik sedikit ataupun banyak." [HR. Ibn Majah dan Thabrani].
5. Mendengarkan bacaan ayat suci Alquran
Membaca Alquran dijanjikan mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT, terutama umat Islam diimbau untuk lebih banyak membacanya di bulan Ramadhan. Bahkan orang yang mendengarkannya akan diberkati juga. Sehingga wanita yang sedang haid bisa memanfaatkan hal ini sebagai amalan yang bisa dilakukan di bulan ramadhan.
Dengarkan lebih banyak dan dengarkan tadarus Alquran sehingga Allah juga akan mendapatkan pahala. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Al-A'raf ayat 204: "Dan ketika Alquran dibacakan, dengarkan baik-baik, dan perhatikan dengan tenang sehingga kamu akan mendapat rahmat."
Jadi, dengan amalan di atas, kamu tetap bisa mendapatkan pahala dan berkah Ramadhan dari Allah SWT meski sedang haid. Ini karena Allah maha pemurah lagi maha pengasih.
Situs Bolatangkas Terpercaya | Agen Bolatangkas Online | Bolatangkas Slot | Dewi Tangkas

No comments:
Post a Comment